— Sebuah Kisah Tentang Suara, Pengabdian, dan Cinta untuk Sesama —
Tak semua orang yang bisa bernyanyi, bisa juga mengabdi. Tapi Ibay Akoord membuktikan bahwa keduanya bisa berjalan seiring. Sebagai penyanyi, penulis, dan pelaku usaha kreatif, Ibay tak hanya ingin dikenal lewat karya, tapi juga lewat aksi nyata. Ia percaya, seni bukan hanya soal panggung dan sorotan, tapi juga soal hati dan kepedulian.
Itulah alasan kuat mengapa Ibay memilih bergabung bersama Yayasan ABDI – Anak Bangsa Mengabdi. Ia merasa menemukan tempat yang selaras dengan jiwanya: tempat di mana karya, doa, dan pengabdian bertemu dalam satu gerakan sosial yang nyata.
“Saya percaya, setiap orang punya ruang untuk memberi. Dan jika saya bisa menggunakan suara saya, cerita saya, atau secangkir kopi yang saya sajikan untuk menguatkan sesama, maka saya tidak sedang bekerja melainkan saya sedang mengabdi.”
Kata-kata ini bukan sekadar kutipan indah, tapi cermin dari sikap hidup Ibay. Baginya, nada dalam musik, lirik dalam lagu, hingga ide dalam buku bukan hanya hiburan—semuanya adalah bentuk kepedulian, lahir dari luka dan harapan rakyat kecil yang jarang didengar.
Melalui program-program kemanusiaan, sosial, dan keagamaan yang dijalankan Yayasan ABDI, Ibay merasa terlibat langsung dalam perubahan. Ia tidak hanya menyumbang suara di panggung, tapi juga ikut turun ke lapangan. Di sinilah ia menemukan makna sejati dari berkarya: mendengar, merangkul, dan melayani.
Bagi Ibay, Yayasan ABDI bukan hanya yayasan—tapi sebuah rumah, tempat berkumpulnya orang-orang yang ingin membuat perubahan tanpa banyak bicara, tapi banyak bekerja. Di tengah dunia yang penuh hiruk-pikuk dan persaingan, ia memilih jalan sunyi: jalan pengabdian.
Inspirasi untuk Kita Semua
Kisah Ibay Akoord adalah pengingat bahwa setiap orang punya cara sendiri untuk berbagi. Entah lewat suara, tulisan, ide, atau hanya kehadiran sederhana—semuanya bisa membawa perubahan. Yang penting bukan seberapa besar yang kita beri, tapi seberapa tulus niat kita memberi.
Yayasan ABDI membuka ruang bagi siapa saja yang ingin mengabdi. Seperti Ibay, Anda pun bisa menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini. Karena bangsa yang besar bukan dibangun oleh satu orang hebat, tapi oleh banyak orang biasa yang bergerak bersama dengan hati yang luar biasa.
Mari mengabdi, mari berbagi. Karena setiap langkah kecil kita, bisa jadi harapan besar bagi sesama.

Profil Muhammad Iqbal (Ibay Akoord)
Penyanyi | Penulis Lagu & Novel | Penggagas Cerita Film | Entrepreneur | Founder Kupi Disini & Bukan Mie Bang Ladesh
Nama Lengkap: Muhammad Iqbal
Nama Panggung / Populer: Ibay Akoord
Domisili: Bekasi, Jawa Barat
Instagram: @ibay.akoord
Tentang Ibay Akoord
Ibay Akoord adalah sosok seniman dan entrepreneur yang dikenal karena kemampuannya menyampaikan emosi lewat berbagai medium seperti musik, tulisan, hingga cita rasa. Ia adalah seorang penyanyi, penulis lagu, penulis novel, serta penggagas cerita film, yang juga aktif membangun ekosistem kreatif melalui usaha kopi dan kuliner.
Lahir dan besar di Medan dan kini menetap di Bekasi, Ibay memulai kariernya di dunia seni dengan musik sebagai pelabuhan pertama. Suaranya yang emosional dipadukan dengan lirik-lirik reflektif membuatnya memiliki tempat tersendiri di kalangan pendengar musik indie dan komunitas kreatif.
Perjalanan batin dan spiritual Ibay kemudian melahirkan karya sastra pertamanya dalam bentuk novel berjudul “Dari Cangkir Turun ke Bumi”, sebuah kisah kontemplatif yang menggambarkan dialog antara secangkir kopi dan semesta tentang perjalanan, kehilangan, dan cinta yang tak selesai.
Tak hanya berhenti di musik dan tulisan, Ibay juga aktif dalam dunia cerita visual. Ia saat ini mengembangkan beberapa ide cerita film bertema sejarah, sosial, dan spiritualitas Aceh, termasuk proyek kolaborasi dengan tokoh-tokoh agama dan komunitas lokal.
Karya & Aktivitas
Musik
Menulis dan membawakan lagu-lagu bertema cinta, pencarian jati diri, dan harapan. Tampil di berbagai panggung komunitas musik dan event kolaboratif di Bekasi, dan Jakarta.

Sastra & Film
Penulis Novel:
Sedang mengembangkan Novel “Dari Cangkir Turun Ke Bumi” yang akan diterbitkan secara mandiri maupun melalui kerja sama penerbit.
Penggagas Cerita Film:
“Dari Cangkir Turun Ke Bumi” (cerita sejarah berbasis budaya)
Beberapa cerita pendek dan skenario film indie yang dalam tahap pengembangan.
Kuliner & Bisnis
Founder – Kupi Disini Official
Kedai kopi yang menjadi ruang berkumpul kreatif bagi remaja, seniman, dan tokoh masyarakat.
Founder – Bukan Mie Bang Ladesh
Merek kuliner khas mie tumis Aceh yang kini menjadi viral karena rasa unik dan branding yang kuat.
Andini Roastery
Roastery kopi yang fokus pada pemberdayaan petani kopi lokal.
Pelatihan Barista & UMKM Remaja
Program pemberdayaan remaja berbasis keterampilan kopi.
Keahlian Utama
* Vokal dan penulisan lagu
* Penulisan novel dan skenario film
* Manajemen brand kuliner dan kedai kopi
* Public speaking dan komunikasi komunitas
* Pengembangan program sosial & pelatihan
Visi Kreatif Ibay
“Kopi bukan hanya soal rasa, musik bukan hanya suara, dan tulisan bukan sekadar kata. Semua adalah cara kita pulang, dari luka, dari masa lalu, dari gelapnya dunia.” – Ibay Akoord