Blog Details

Thrifting

Thrifting: Gaya Hidup Hemat yang Kian Digemari Generasi Muda

Jakarta, abdifoundation.id – Di tengah naiknya harga kebutuhan hidup dan meningkatnya kesadaran lingkungan, thrifting menjadi tren yang semakin populer, khususnya di kalangan generasi muda.

Aktivitas berburu barang bekas berkualitas ini bukan lagi sekadar alternatif belanja murah, melainkan telah menjelma menjadi gaya hidup yang fashionable sekaligus berkelanjutan.

Apa Itu Thrifting?

Thrifting adalah aktivitas membeli barang bekas yang masih layak pakai, seperti pakaian, sepatu, tas, buku, hingga aksesori, dengan harga yang relatif lebih terjangkau. Barang-barang tersebut biasanya berasal dari donasi, preloved, atau impor pakaian bekas yang telah melalui proses sortir.

Berbeda dari sekadar “barang bekas”, produk thrift sering kali memiliki karakter unik, model langka, bahkan brand ternama dengan harga jauh di bawah pasaran.

Kenapa Thrifting Semakin Diminati?

  • Lebih Hemat, Tetap Stylish, Dengan bujet terbatas, seseorang tetap bisa tampil modis. Banyak pecinta thrifting justru bangga menemukan “hidden gems” — barang bermerek dengan harga miring.
  • Ramah Lingkungan, Industri fashion dikenal sebagai salah satu penyumbang limbah terbesar di dunia. Dengan membeli barang bekas, kita ikut memperpanjang siklus hidup produk dan mengurangi limbah tekstil.
  • Unik & Tidak Pasaran, Berbeda dari fast fashion yang diproduksi massal, barang thrift sering kali hanya tersedia satu model. Ini memberi kesan eksklusif bagi pemakainya.
  • Bisa Jadi Peluang Bisnis, Tak sedikit pelaku usaha yang memulai bisnisnya dari thrifting. Modal relatif kecil, pasar luas, dan margin keuntungan menarik membuat usaha thrift shop menjamur, baik secara offline maupun online.

Gerakan Sosial

Menariknya, tren thrifting kini juga terhubung dengan gerakan sosial dan filantropi. Sejumlah lembaga sosial mengelola donasi barang layak pakai untuk dijual kembali dan hasilnya digunakan bagi program pemberdayaan masyarakat.

Salah satu contohnya adalah BAZNAS Charity Store, inisiatif dari Badan Amil Zakat Nasional yang mengelola barang donasi menjadi sumber pendanaan program pengentasan kemiskinan. Konsep ini menunjukkan bahwa thrifting tidak hanya soal gaya dan harga, tetapi juga tentang dampak sosial.

Dengan membeli barang thrift dari gerai sosial, konsumen tidak hanya mendapatkan produk terjangkau, tetapi juga ikut berkontribusi pada perubahan yang lebih besar.

Tips Aman & Cerdas Saat Thrifting

Agar pengalaman thrifting tetap menyenangkan, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Periksa kondisi barang secara detail (jahitan, noda, resleting)
  • Cuci atau bersihkan sebelum digunakan
  • Pilih ukuran dengan teliti
  • Bandingkan harga dengan kualitas

Dari Tren Jadi Kesadaran

Thrifting hari ini bukan lagi sekadar tren sementara. Ia berkembang menjadi simbol kesadaran baru: hidup lebih hemat, lebih bijak, dan lebih peduli terhadap lingkungan.

Di balik setiap pakaian thrift, ada cerita.
Di balik setiap transaksi, ada nilai guna yang diperpanjang.

Dan mungkin, di balik pilihan sederhana untuk membeli barang bekas, ada langkah kecil menuju dunia yang lebih berkelanjutan.

Tentang Baznas Charity Store

BAZNAS Charity Store adalah inisiatif dari Badan Amil Zakat Nasional yang mengelola dan menjual barang layak pakai hasil donasi masyarakat dengan harga terjangkau untuk mendanai program pengentasan kemiskinan.

Selain toko fisik, BAZNAS juga hadir melalui berbagai platform digital untuk memudahkan masyarakat berdonasi atau membeli produk pemberdayaan umat.

Yayasan Anak Bangsa Mengabdi (abdifoundation.id) bekerjasama dengan BAZNAS dalam mengelola progran Baznas Charity Store. kunjungi di link https://www.abdifoundation.id/baznas-charity-store/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kolaborasi

klik gambar!

Informasi

Abdi Thrift & Preloved... Colab with
BAZNAS Charity Store